Proses
Komunikasi Data Komputer
Pengenalan Proses Komunikasi Data Komputer
Proses komunikasi data komputer adalah perpindahan data suatu komputer
sumber (transmiter) ke komputer tujuan (receiver) yang melewati suatu media
penghantar dalam bentuk bit-bit. Salah satu contoh dari proses komunikasi data
komputer adalah video conference pada komputer, dimana suara dan video yang
dihantar harus terlebih dahulu dirubah dalam bentuk kumpulan bit-bit sebelum
memasuki media penghantaran untuk dikomunikasikan.Dunia dewasa ini lebih
dikuasai oleh mereka yang menguasai informasi (‘The Third Wave’-Alvin Toffler,
1991). Negara atau individu yang menguasai informasi akan dapat membuat kerja
dengan lebih produktif, baik, tepat dan membuka inovasi-inovasi baru.
Penggunaan internet misalnya telah meningkatkan atau membawa perubahan kepada kemampuan
komunikasi manusia dan meningkatkan untuk mendapatkan begitu banyak
informasi.Contoh aplikasi komunikasi data, antara lain :
• Mengeluarkan uang dari mesin ATM di tempat yang jauh dan telebanking
• Pembayaran rekening air, listrik dan telepon (telebanking)
• Pembayaran gaji karyawan
• Internet (surat elektronik/e-mail, informasi/www, pertukaran file/ftp)
Contoh Proses Komunikasi Data Pada Komputer
Keterangan :
1. Dasar utama komunikasi
data adalah pertukaran bit-bit data (yang diwakili oleh signal eletronik antara
dua peranti).
2. Data ditukar kedalam
kumpulan rangkaian bit dengan menggunakan metoda tertentu seperti : ASCII,
EBCDIC atau MORSE.
3. Kumpulan rangkaian bit
dipindahkan secara paralel (beberapa bit serentak) dalam komputer.
4. Biasanya media
penghantaran memindahkan data secara serial (satu bit demi satu bit).
5. Pemindahan data serial
akan menggunakan aturan asynchoronous atau synchoronous. Aturan ini juga adalah
satu synchoronization – peraturan yang perlu ada agar penerima dapat menentukan
bila signal akan diterima dan kapan signal akan berakhir.
6. Ukuran kecepatan
penghantaran adalah berapa banyak bit yang dapat dihantar dalam waktu tertentu
(detik). Unit yang digunakan adalah bps (contohnya adalah kecepatan modem
dengan 28.8 Kbps dan kecepatan backbone Indosatnet adalah 2 Mbps – mega bit per
second).
7. Data dalam komputer
diwakili dalam bentuk digital (tegangan listrik yang tetap) dan media
penghantaran biasanya diwakili dalam bentuk analog (tegangan listrik yang
berubah-ubah).
8. Penghantaran secara
digital mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan analog. Banyak rangkaian
saat ini telah beralih kepada digital (contohnya diproduksi televisi digital).
Data yang berbentuk analog harus ditukar kepada digital untuk penghantaran
secara digital dapat dilakukan. Salah satu metoda pendigitalan yang sangat
popular adalah PCM (Pulse Code Modulation).
9. Pergerakan kumpulan
bit (menggunakan signal tegangan listrik) melalui media penghantaran tidak
menjamin data akan sampai dengan selamat, terdapat banyak gangguan terhadap
tegangan listrik yang menyebabkannya menjadi lemah.
10. Penguat signal
digunakan untuk menguatkan kembali signal, nama alatnya adalah amplifier (untuk
signal analog) dan repeater (untuk signal digital).
11. Bit yang rusak perlu
ditandai dan bila perlu dibetulkan. Cara-cara menentukan kerusakan bit atau
yang perlu diperbaiki menggunakan cara: bit pariti, CRC dan kode Hamming (untuk
membetulkan kerusakan bit).
12. Penandaan bit yang
diralat sangat penting dalam komunikasi data.
13. Jika bit yang diralat
ditandai, penerima akan meminta penerima menghantar kembali data (tergantung
pada protokol yang dibuat dalam komputer) .
14. Protokol sangat
penting untuk keseragaman dalam komunikasi, komunikasi data yangmelibatkan
banyak protokol perlu disepakati oleh sistem komunikasi.
15. Terdapat banyak badan
yang membuat protokol seperti ISO, IEEE, CCITT, EIA, ANSI dan lain-lain.
16. Kontrol aliran (flow
control) diperlukan untuk penghantar agar tidak menghantar terlalu cepat
sehingga penerima tidak sempat memproses data yang diterima.
17. Komunikasi pada jarak
yang jauh memerlukan peralatan komunikasi data tambahan, seperti cara AM
(Amplitudo Modulation) yang dikenal dengan DCE (Data Communication Equipment).
18. Jalur (kawat) telepon
menggunakan signal analog – komunikasi data yang menggunakan jalur telefon
memerlukan MODEM untuk menukar signal digital dari komputer ke signal analog
dan ditukar kembali ke signal digital sebelum memasuki sistem komputer.
19. Modem digunakan untuk
memodulasi gelombang : terdapat beberapa jenis pemodulatan gelombang ; AM, FM,
PM dan kombinasi diantaranya.
20. Modem harus ada pada
dua ujung komunikasi; faktor kesamaan, kecepatan dan jenis jenisnya perlulah
dipahami cara kerjanya.
21. Bila banyak piranti
yang ingin berhubungan dengan peranti lain, menghubungkan setiap peranti tersebut
(satu demi satu) dengan peranti yang ingin dihubungkan adalah tidak mudah /
praktis terutama jika jaraknya sangat jauh.
22. Cara pe-multiplekseran
(multiplexing) digunakan untuk menambah kemampuan penggunaan media komunikasi.
Cara ini dapat menggunakan beberapa media komunikasi yang dapat dilalui oleh
banyak jenis signal (satu kawat untuk signal RCTI, SCTV dan TVRI pada saluran
antena telavisi) atau HUB (untuk jaringan komputer).
23. Apabila banyak piranti
yang akan dihubungkan antara satu dengan lain, cara yang efektif adalah
menghubungkan peranti tersebut kepada rangkaian komunikasi, seperti kalau tidak
memakai rangkaian komunikasi maka jalur / kabel telepon untuk setiap pelanggan
akan dipasang satu per satu untuk banyak orang yang akan dihubungi (one to many).
1. Terdapat tiga
rangkaian komunikasi yang utama; WAN (Wide Area Network) – untuk jarak yang
jauh, MAN (Metropolitan Area Network) – untuk rangkaian kawasan antar kota dan
LAN (Local Area Network) – untuk rangkaian lokal dan dalam satu bangunan atau
menghubungkan satu-dua bangunan yang dekat.
2. Rangkaian WAN biasanya
menggunakan cara komunikasi data yang disediakan oleh penyedia komunikasi data
(common carrier). Terdapat banyak penyedia komunikasi data di Indonesia dengan
perbagai aturan komunikasi seprti IndosatNet, Indonet, MegaNet, WasantaraNet.
3. Cara komunikasi dalam
WAN dikelompokkan dalam 4 cara, yaitu; dial-up, leased line (sewa jalur
khusus), jalur switched (circuit-switched) dan paket switched
(packet-switched).
4. LAN menggunakan kabel
sendiri dengan aturan susunan pemasangan kabel (topologi), aturan yang popular
dalam LAN adalah IEEE 802.3 (Ethernet), IEEE 802.5 (token-ring) dan FDDI (Fiber
Optik).
Perkembangan Komunikasi Data
1) Tahun 1837, Samuel Morse mempatenkan
sistem telegraph
2) Tahun 1860, Pony Express mambuat sistem
yang lebih murah biaya dibanding telegraph dan yang dihantarkan hanya huruf dan
angka
3) Tahun 1876, Alexander Graham Bell
mempatenkan sistem telefon
4) Tahun 1919, dunia menyetujui pemakaian
telefon secara automatik
5) Tahun 1800-an, signal yang dihantar
menggunakan media kawat tembaga, menimbulkan masalah dalam pemasangan kawat,
sehingga dipikirkan cara untuk mengurangi penggunaan kawat.
6) Penelitian awal dalam masalah ini
dilakukan, seperti Joseph Henry dengan penelitian ‘oscillations’ berfrekuensi
tinggi dan Heinrich Hertz dengan gelombang eletromagnetik.
7) Tahun 1962, USA telah melancarkan Telstar
(satelit komunikasi)
8) Tahun 1970, percobaan wireless oleh
IBM
9) Tahun 1983, Telkom memperkenalkan Datel
(Data Over Telephone Line), pengguna dapat menggunakan PSTN (Public Switched
Telephone Network) untuk komunikasi data.
10) Tahun 1990, penyebaran internet ke seluruh dunia
11) Tahun 1990, pemasaran produk wireless
12) Tahun 1993, pemakaian ISDN (Integrated Services Digital Network)
diperkenalkan.
13) Tahun 1994, Telkom mulai memasang ATM dan menyatukan dengan
teknologi SDH (Synchronous Digital Hierarchy) untuk video conference seperti
multimedia interaktif.
14) Tahun 1994, pemasyarakatan Internet dan beberapa tahun kemudian
(sekitar tahun 1997) dibangunnya Backbone Indosatnet untuk melayani pengguna
Media Komunikasi Dan Penghantar Data
Media komunikasi yaitu alat tempat jalur jalannya data. Media komunikasi
terdiri atas 2, yaitu :
1. Guided (dipandu),
yaitu media yang membawa data melalui saluran yang fisiknya dapat dilihat,
seperti kabel telpon, kabel koaxial dan kabel serat optik.
2. Unguided (tidak
dipandu), yaitu yang membawa data yang saluran fisiknya tidak dapat dilihat,
seperti melalui udara, satelit dan infra merah.
Media Guided
Media jenis guided yang digunakan dalam komunikasi data terdiri atas :
a) Twisted-Pair (2 kabel yang dijalin)
Spesifikasi kabel ini adalah :
ü Harganya paling murah dibandingkan dengan media komunikasi yang
lain.
ü Mengandung dua kabel tembaga yang dijalin (twist), dimana jalinan
ini berfungsi untuk mengurangi gangguan
ü Sesuai untuk jarak jauh dengan frekuensi yang rendah. Bandwidth
3100 Hz (300 3400 Hz) dengan kecepatan penghantaran data antara 2400 bps – 28.8
Kbps (kilo bit per second) yang tergantung terhadap modulasi, kerapatan media
dan teknologi interface yang digunakan.
ü Dapat membawa data pada kecepatan 64 Kbps sampai 100 Mbps.
ü Dapat digunakan untuk membawa data dan suara, yang biasanya
digunakan pada telepon
b) Kabel Coaxial
Spesifikasi kabel ini adalah :
ü Satu jenis kabel tembaga yang mengandung tiga lapisan pelindung
untuk menghalangi gangguan.
ü Inteference dari luar akan diserap oleh konduktor luar dan
dibumikan (ground)
ü Jenis kabel ini mempunyai beberapa jenis berdasarkan besar
diameternya.
ü Digunakan untuk frekuensi yang tinggi sampai 400 MHz, dan dapat
membawa data sampai ratusan Mbps.
ü Media ini sering digunakan untuk kabel antena TV.
ü Wayar tembaga (konduktor dalam) Penebat Konduktor luar (Jalinan
Wayar Tembaga) Penebat Luar
c) Kabel Fiber Optic
Spesifikasi kabel ini adalah :
ü Ukurannya sangat kecil (seperti sebesar rambut).
ü Terbuat dari kaca atau plastik, karena kaca dapat membawa data lebih
jauh.
ü Mempunyai bandwidth dan kecepatan yang sangat tinggi (dalam LAN
dapat membawa data dengan kecepatan rata-rata 100 Mbps).
ü Menggunakan cahaya untuk membawa data, dengan metoda mehidupkan
(switch on) atau mematikan (switch off) cahaya.
ü Datanya tidak dapat terganggu oleh bunyi.
ü Data yang sedang dihantar tidak dapat di sabotase dari luar karena
pengkodean sangat rumit.
ü Harga kabel dan interfacenya (FDDI – Fiber Distributed Data
Interface) lebih mahal dibandingkan dengan kabel coaxial.
ü Lebih tahan terhadap karat, kebakaran dan kilat, dan bahan kimia
yang dapat merusaknya hanya asam hydroflourik.
Media Unguided
Media jenis unguided yang digunakan dalam komunikasi data terdiri atas :
a) Satelit
Kelas frekuensi yang dapat dihantar oleh satelit terdiri atas :
i. C-Band : dengan frekwensi 4-6 GHz (Giga Hertz)
ii. Ku-Band: dengan frekwensi 12-14 GHz
iii. Ku-Band: dengan frekwensi 20-30 GHz
Kemampuan satelit, terdiri atas :
i. Membawa data dengan kadar yang sangat cepat.
ii. Biaya yang murah
iii. Dapat menjangkau kawasan yang luas
iv. Penyampaian data tidak bergantung terhadap jarak
Untuk menerima data di bumi menggunakan VSAT (Very Small Aperture
Terminal), tetapi sangat bermasalah dalam keselamatan data dan gangguan hujan.
b) Gelombang Mikro
Spesifikasi media ini adalah :
1. Menggunakan cakram
parabola untuk menerima atau menghantar data
2. Penghantaran data
harus dalam bentuk ‘line of sight’ (tidak boleh ada penghalang).
3. Sangat cocok untuk
kawasan yang susah untuk pasang kabel
4. Datanya mudah
terganggu oleh hujan yang lebat dan asap
5. Setiap jarak 25 – 30
meter harus menggunakan repeater.
6. Tidak begitu cocok
untuk kawasan bandar udara karena akan dapat bercampur dengan gelombang yang
lain.
Penghantaran data melalui media penghantar terdiri atas 2 (dua) cara, yaitu
:
1. Baseband, yaitu
penghantaran data yang dilakukan oleh signal digital, sehingga data yang
dihantar melalui media penghantar digital tidak perlu terjadi pertukaran signal
(hanya menggunakan signal digital).
2. Broadband, yaitu
penghantaran data dilakukan oleh signal analog, sehingga data digital yang
dihantar harus terlebih dahulu ditukar ke signal analog sebelum memasuki media
penghantar. Media yang digunakan untuk menukar signal dinamakan dengan MODEM
(Modulator Demudulator). Kelemahan penghantaran broadband adalah karena
kompleknya data dan biaya yang lebih tinggi (kabel & modem).
Meningkatkan Kemampuan Proses Komunikasi
Data
Komunikasi data yang baik adalah meningkatkan kemampuan komunikasi dan
mengurangkan biaya dalam melakukan komunikasi data. Untuk meningkatkan
kemampuan komunikasi data dapat dilakukan dengan cara menggunakan alat tertentu
atau teknik-teknik tertentu seperti alat yang dapat dipakai bersama dalam
komunikasi, memberikan kerja-kerja komunikasi kepada alat tambahan dan
sebagainya.
Terdapat beberapa piranti komunikasi yang dapat meningkatkan kemampuan
komunikasi seperti pemakaian bersama-sama kabel atau jalur komunikasi seperti:
FEP (Front End Processor)
Host adalah suatu mesin yang sangat cepat dan sesuai digunakan untuk
mengontrol penyajian, penyimpanan dan pengambilan data dengan baik, dan tidak
sesuai untuk melayani terminal yang lambat (akan menyebabkan host tidak
maksimal menggunakan kemampuannya, sebab akan dibebani oleh untuk melayani
terminal-terminal yang lambat) dan FEP biasanya mempunyai buffer untuk melayani
terminal yang lambat.
Jenis FEP terdiri atas 2, yaitu :
i. Peralatan yang khusus diprogram.
ii. Komputer mini atau mikro yang sudah mempunyai peralatan yang
dikhususkan untuk bertindak sebagai FEP.
Bentuk pengontrol yang dilakukan oleh FEP adalah seperti :
• Pengontrol data mencapai media penghantar (seperti polling dan
selecting),
• Pembentukan pesan dan menyajikannya,
• Pengontrol memperbaiki kesalahan data (ralat),
• Log (historical logging atau statistical logging)
Jenis-jenis FEP, terdiri atas :
• Channel Extender, yaitu FEP yang mempunyai harga rendah dan mempunyai
fungsi yang kurang. Alat ini dapat digunakan untuk menyambungkan secara
terus-menerus menambah kecepatan pita penyimpanan, pencetak dengan kecepatan
tinggi, komputer mikro atau komputer mini.
• Line Splitter, yaitu hampir sama dengan piranti pemakaian bersama port,
kecuali untuk jarak yang jauh dari FEP (dekat dengan lokasi terminal-terminal).
• (Remote) Intelligent Controller, yaitu hampir sama dengan line splitter,
tetapi juga dapat melakukan kerja sebagian dari tugas FEP. Contohnya pemakain
bersama terhadap satu modem dengan menggunakan satu jalur saja.
Multiplexer
Multiplexer yaitu suatu piranti yang dapat dilalui oleh beberapa channel
melalui satu kabel secara transparan untuk host atau terminal, dengan
multiplexing akan dapat dilalui oleh kabel untuk terminal atau piranti secara
penggandaan, seperti 4, 8, 16 atau 32 secara serentak. Multiplexer diletakan
pada ujung piranti komunikasi yang mempunyai kecepatan tinggi dengan
menggunakan konfigurasi Multidrop.
1. Protocol converters,
yaitu menghubungkan rangkaian-rangkaian yang menggunakan protokol yang berbeda
Line splitter, yaitu suatu
piranti yang dapat dipakai bersama-sama oleh banyak terminal berkongsi menjadi
satu port FEP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar