Rabu, 29 Maret 2017

VoIP

1. Apa itu VOIP?
Voip (Voice over Internet Protocol) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.

IP telephony atau yang biasa dikenal Voice Over IP merupakan teknologi pengiriman Voice ( dimungkinkan juga untuk tipe data multimedia yang lain) secara real time, antara dua atau lebih user dengan melewati jaringan yang menggunakan protokol-protokol internet.

2. Cara Kerja VOIP -à Protokol



Ada beberapa protokol yang menjadi penunjang jaringan VoIP, antara lain :
1. TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) merupakan sebuah protokol yang digunakan pada jaringan internet. Standarisasi diperlukan agar antar komputer terjadi kesepakatan tentang tatacara pengiriman dan penerimaan data sehingga data dapat dikirimkan dan diterima dengan benar. Protokol ini terdiri dari dua bagian besar, yaitu TCP dan UDP serta dibawah lapisan tsb ada protokol yang bernama IP.

a. Transmission Control Protocol (TCP) merupakan protokol yang menjaga reliabilitas hubungan komunikasi end- to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirim dan menerima segmen–segmen informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram internet. Dalam hubungan VoIP, TCP digunakan pada saat signaling, TCP digunakan untuk menjamin setup suatu panggilan pada sesi signaling. TCP tidak digunakan dalam pengiriman data suara karena pada komunikasi data VoIP penanganan data yang mengalami keterlambatan lebih penting daripada penanganan paket yang hilang.
b. User Datagram Protocol (UDP) merupakan salah satu protocol utama diatas IP, yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. UDP digunakan pada VoIP pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus dan lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket yang dikirimkan. Karena UDP mampu mengirimkan data streaming dengan cepat. Untuk mengurangi jumlah paket yang hilang saat pengiriman data (karena tidak terdapat mekanisme pengiriman ulang) maka pada teknologi VoIP pengiriman data banyak dilakukan pada private network.
c. Internet Protocol (IP) Internet Protocol didesain untuk interkoneksi sistem komunikasi komputer pada jaringan paket switched. Pada jaringan TCP/IP, sebuah komputer di identifikasi dengan alamat IP. Tiap-tiap komputer memiliki alamat IP yang unik, masing-masing berbeda satu sama lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kesalahan pada transfer data. Terakhir, protokol data akses berhubungan langsung dengan media fisik. Secara umum protokol ini bertugas untuk menangani pendeteksian kesalahan pada saat transfer data. Untuk komunikasi datanya, Internet Protokol mengimplementasikan dua fungsi dasar yaitu addressing dan fragmentasi. Salah satu hal penting dalam IP dalam pengiriman informasi adalah metode pengalamatan pengirim dan penerima.

2. SIP (Session Initiation Protocol)
Yaitu protokol yang digunakan untuk inisiasi, modifikasi dan terminasi sesi komunikasi VoIP. SIP adalah protokol Open Standard yang dipublikasikan oleh IETF, RFC 2543 dan RFC 3261. Selain digunakan untuk negosiasi sesi komunikasi voice, SIP juga dapat digunakan untuk negosiasi sesi komunikasi data media lain seperti video dan text. Disebutkan sebagai hanya melakukan “negosiasi sesi komunikasi” adalah karena SIP merupakan signalling protocol, bukan media transfer protocol. Artinya SIP tidak menghantar data media (voice, video dan text), melainkan hanya melakukan negosiasi sesi komunikasi saja dan memanfaatkan protokol lain seperti RTP sebagai media transfer protocol.
3. H.323
VoIP dapat berkomunikasi dengan sistem lain yang beroperasi pada jaringan packet-switch. Untuk dapat berkomunikasi dibutuhkan suatu standarisasi sistem komunikasi yang kompatibel satu sama lain. Salah satu standar komunikasi pada VoIP menurut rekomendasi ITU-T adalah H.323 (1995-1996). Standar H.323 terdiri dari komponen, protokol, dan prosedur yang menyediakan komunikasi multimedia melalui jaringan packet-based. Bentuk jaringan packet-based yang dapat dilalui antara lain jaringan internet, Internet Packet Exchange (IPX)-based, Local Area Network (LAN), dan Wide Area Network (WAN). H.323 dapat digunakan untuk layanan – layanan multimedia seperti komunikasi suara (IP telephony), komunikasi video dengan suara (video telephony), dan gabungan suara, video dan data.

3. Software yang ada saat ini?
Software VoIP yang ada saat ini antara lain :
1. Skype
2. Ekiga
3. Microsoft NetMeeting
4. Twinkle
5. WengoPhone
6. SpeakFreely
7. Gspeakfreely
8. linphone
9. minisip
10. OhPhone
11. Internet Switchboard
12. SIPSet
13. KPhone
14. Jabbin

4. Layanan yang ada saat ini? (free dan komersial)

VoIP yang digunakan untuk pribadi dan nonkomersial adalah legal dan tidak memerlukan izin dari pemerintah. Hukum yang mendasari jasa telepon internet adalah Pasal 60 dari Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 21 Tahun 2001 Tentang Penyelengaraan Jasa Telekomunikasi yang berbunyi “Penyelengaraan jasa telepon internet untuk keperluan publik sebagaimana dimaksud di dalam Pasal 46 ayat (1) huruf d merupakan penyelenggaraan telepon internet yang bersifat komersial, dihubungkan ke jaringan telekomunikasi”.

Beberapa contoh lain layanan Voip baik yang free maupun komersial:
- Skype
- Voip Rakyat
- Symmy (Voip via GPRS)

5. Teknologi Hardware?
Hardware yang digunakan untuk teknologi VoIP antara lain :
1. IP Phone
• Grandstream Budgetone 102
• Siemens Gigaset C450IP
• LinkSys SPA942
• Polycom SoundPoint IP 301
2. IP Phone Nirkabel
• LinkSys WIP300
• Cisco 7920
• NetGear SPH101
• LinkSys CIT200
3. VoIP Gateways
• Grandstream GXW 4108 FXO
• Mediatrix 3531 DG Dual E1 Gateway SIP
• Mediatrix 4404 BRI 4 Port ISDN BRI Gateway

Sistem Komunikasi Data



SISTEM KOMUNIKASI DATA


  1. PENGENALAN TENTANG KOMUNIKASI DATA
Komunikasi data merupakan fasilitas komunikasi jarak jauh dengan menggunakan sistem komputer sebagai hasil pertemuan dari perkembangan teknik telekomunikasi dan teknik pengolahan data pada komputer. Dengan adanya komunikasi data, menghasilkan terjadinya penghematan waktu pengiriman  informasi dari pemakai ke sistem komputer, efisiensi dalam penggunaan sistem komputer, operasi yang dikerjakan oleh operator data entry lebih sedikit dan terhindar dari keterlambatan waktu dalam transfer data.
Komunikasi data dapat dibedakan secara offline dan secara online:

  1. Komunikasi data secara offline tebentuk karena tidak adanya jalur transmisi yang tersambung langsung ke sistem komputer sehingga informasi tidak dapat langsung dimasukkan ke sistem komputer pusat aplikasi untuk dapat diolah segera.

  1. Komunikasi data secara online terbentuk apabila terdapat jalur transmisi yang langsung terhubung ke sistem komputer sehingga data dapat segera diolah.
Sistem komunikasi data terbagi atas :

  1. Sistem interaktif adalah sistem yang memungkinkan
   terjadinya dialog antara komputer pemakai / terminal
   dengan komputer pusat aplikasi.
  1. Sistem non-interaktif adalah kebalikan dari sistem 
    interaktif.

Perbedaan sistem interaktif dengan sistem non -interaktif adalah dalam cara memandang penggunaan suatu komunikasi data. Pada sistem non-interaktif, anggapan waktu bukanlah hal yang kritis. Sedangkan pada sistem interaktif, hal yang terpenting adalah komunikasi cepat dengan sistem komputer.
  1. PROTOKOL KOMUNIKASI DATA
Protokol komunikasi data didefinisikan sebagai prosedur dan peraturan-peraturan yang mengatur operasi dari peralatan komunikasi data. Secara umum, protokol komunikasi data melaksanakan fungsi :
Membuat hubungan antara pengirim dan penerima
Menyalurkan informasi dengan keandalan yang tinggi
Macam-macam protokol komunikasi data adalah :
  1. Open System Interconnection ( OSI )
Standar protokol yang baku dalam komunikasi data yang ditetapkan oleh
ISO, EIA, CCITT, ANSI, IEEE agar terjalin kerjasama antara peralatan dari pabrik dan rancangan yang berbeda dalam hal : koordinasi komunikasi antar proses, penyimpanan data, manajemen proses pengolahan data, kehandalan dan keamanan sistem serta daya dukung perangkat lunak.
  1. JARINGAN KOMUNIKASI DATA

Jaringan komunikasi data merupakan kumpulan sejumlah terminal, saluran komunikasi  dan komputer yang saling terhubung. Jaringan komunikasi data merupakan dasar dari konsep distributed processing yang memungkinkan pengolahan data tidak hanya dilakukan pada sebuah sistem komputer saja tetapi pada berbagai sistem komputer yang seringkali tidak terletak pada lokasi yang sama.
Komponen jaringan komunikasi data adalah :

  1. Host atau node
Sistem komputer utama (main processor) yang dapat diakses oleh pemakai tanpa melalui jaringan. Host Remote : sistem jaringan yang penggunaannya dengan menggunakan jaringan.

  1. Link
Saluran komunikasi yang  menghubungkan host yang satu dengan yang lainnya.saluran bisa berupa saluran kabel telephone.
  1. Perangkat lunak
Komponen yang paling penting dalam suatu jaringan , yang berfungsi untuk melakukan pengaturan jalannya informasi.

Topologi jaringan komunikasi data adalah :
  1. Titik ke titik
Jenis jaringan yang sederhana, disebut dengan jaringan biasa.kedua simpul berada pada kedudukan yang setingkat/sejajar,misalnya : antara CPU dan terminal.
  1. Multidrop
Simpul pusat yang memulai dan mengendalikan hubungan jaringan,sedang simpul lainnya bisa bekerja jika mendapat izin dari simpul pusat.
 
  1. Bus
Caranya mirip dengan multidrop,namun semua simpul memiliki kemungkinan sama dengan dengan yang lainnya.tidak terdapat simpul pusat sebagai pengendali semua simpul dapat beroperasi walaupun ada satu simpul yang rusak.
  1. Star.
Kontrol dipusatkan, semua link harus melalui pusat yang menyalurkan data ke simpul yang dipilih. Bila pusat terganggu maka hubungan akan terganggu.

  1. Tree.
Disebut juga dengan multi hirarki level, yang memiliki beberapa tingkatan simpul.simpul yang kedudukannya lebih tinggi dapat mengatur simpul yang lebih rendahnya.
  1. Ring.
Hubungan yang berbentuk lingkaran,setiap simpul memiliki kedudukan yang sama. jaringan disebut loop network, data dikirim ke masing-masing simpul yang dituju mengikuti putaran.apabila satu simpul rusak, hubungan dengan simpul lain masih dapat berlangsung dengan menghindari simpul tersebut (by pass).

  1. Hybrid
Teknologi penyambungan dalam jaringan komunikasi data:
  1. Circuit Switching
Hubungan secara real time, sebelum data dikirim harus dibuat sambungan dengan tujuan terlebih dahulu. Informasi bisa dikirim jika sambungan ketempat yang dituju sudah dibangun.

  1. Store and Forward.
Informasi bisa dikirimkan dengan cara disimpan terlebih dahulu, kemudian jika sudah dibangun sambungannya maka informasi baru dapat dikirim ke tempat tujuan.
  1. Message Switching.
Informasi yang dikirimkan berjenis berita

  1. Packet Switching.
Data dipecah dalam bentuk paket-paket yang formatnya sudah ditentukan sebelumnya.
Bentuk jaringan komunikasi data dibedakan atas :
  1. Local Area Network ( LAN )
Jaringan yang digunakan untuk menghubungkan simpul yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh.misalnya : satu bangunan/satu kompleks.

  1. Wide Area Network ( WAN )
Jaringan yang digunakan untuk menghubungkan simpul yang berada cukup berjauhan .simpul
ini biasanya milik dari sebuah organisasi,dengan cara menyewa jaringan (sirkuit/jalur)untuk berhubungkan dengan lokasi yang berbeda.

  1. Public Data Network ( PDN )
Jaringan yang dipergunakan untuk menghubungkan pusat yang satu dengan lainnya, yang berada jauh / benua lain.
  1. Private Branch Exchange ( PBX ) / Private Automation Braanch Exchange ( PABX )
Jaringan hubungan telephone /komunikasi suara untuk satu bangunan tetapi mempergunakan teknologi yang sama dengan setral telephone.


Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu ;
          1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

          2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

          3. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. 

          4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

          5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

          3. Topologi Jaringan Komputer

Topologi adalah  suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
           
           
           
           
           
          6. Topologi BUS

Image result for topologi bus

Keuntungan
        • Hemat kabel 
        • Layout kabel sederhana 
        • Mudah dikembangkan 
Kerugian
        • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil 
        • Kepadatan lalu lintas 
        • Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
        • Diperlukan repeater untuk jarak jauh 
          7. Topologi TokenRING
Image result for topologi ring
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan
 
Keuntungan
        • Hemat Kabel 

Kerugian
        • Peka kesalahan 
        • Pengembangan jaringan lebih kaku 
          8. Topologi STAR
Image result for topologi star

Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.
 
Keuntungan
        • Paling fleksibel 
        • Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain 
        • Kontrol terpusat 
        • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan 
        • Kemudahaan pengelolaan jaringan 

Kerugian
        • Boros kabel 
        • Perlu penanganan khusus 
        • Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis 
          9. Topologi Peer-to-peer Network
Image result for topologi peer to peer
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipejari dan dipakai.